5 Fase Berhubungan Seks Terhadap Tubuh Pria

5 fase berhubungan seks terhadap tubuh laki-laki

Tubuh laki-laki mengalahi perubahan fase berhubungan seks saat melakukannya. Aktivitas seksual memiliki pengaruh yang besar bagi tubuh manusia, termasuk pria. Fakta membuktikan bahwa ada banyak perubahan fisik dalam proses ini. Sayangnya, hal ini seringkali tidak tercapai karena pemikiran kita cenderung terfokus pada pasangan dan berbagai rangsangan yang diberikan. Perubahan fisik terjadi karena otak peka terhadap rangsangan luar.

5 Fase Berhubungan Seks

5 fase berhubungan seks terhadap tubuh laki-laki

Tubuh juga bereaksi dengan berbagai cara. Contoh dalam kehidupan nyata yang pasti akan Anda perhatikan adalah detak jantung, kontraksi otot dan keringat saat melakukan hubungan seksual. Secara ilmiah, proses perubahan tubuh ini dapat dibagi menjadi lima tahap. Apa yang terjadi di setiap fase berhubungan seks, terutama di kalangan pria? Lihat perubahan fase berhubungan seks ini.

1. Fase Gairah

Sebelum Anda mulai berhubungan seks, Anda dan pasangan pasti akan saling merangsang. Baik itu muncul dalam bentuk sentuhan, ciuman, ucapan, dll. Hal-hal tersebut dapat menimbulkan gairah seksual atau biasa disebut hasrat seksual. Pada pria, hormon seks, terutama testosteron, bisa memengaruhi gairah seksual. Saat libido mencapai puncaknya, tubuh akan memasuki tahap selanjutnya yaitu tahap stimulasi.

2. Fase Rangsangan

Pada tahap ini, ketika rangsangan kecil menjadi lebih intens dan hubungan seksual terjadi, tubuh mulai mengalami perubahan yang terlihat. “Daily Health Daily” melaporkan bahwa ketika rasa gairah meningkat, otak mengirimkan sinyal ke organ seks melalui sumsum tulang belakang. Akibatnya, pria mulai mengalami ereksi. Ciri khas ereksi adalah darah mengalir ke jaringan spons di dalam penis hingga 50 kali lipat. Organ seks pada akhirnya akan membesar. Tak hanya itu, pembuluh darah di sekitar penis juga tertutup rapat, sehingga ereksinya tetap kokoh. Pada saat yang sama, area skrotum (kantong di bawah penis) ditarik ke dalam, seolah-olah menyusut. Bagian tubuh lainnya juga akan berubah. Denyut jantung dan pernapasan meningkat, dan tekanan darah juga meningkat. Otot-otot di lengan, tungkai, dan perut berkontraksi atau dikencangkan. Meski jarang, beberapa pria juga mengalami kemerahan seksual. Ini adalah dada, perut, Mengenai hasil test kit laki-laki dan transgender positif, apakah anda hamil? .

3. Fase Plateau

Berikutnya adalah fase stabil. Pada tahap ini, hubungan intim menjadi semakin intim. Pria mulai bersiap untuk orgasme. Jadi apa yang berubah? “Kesehatan Sehari-hari” melaporkan tiga aspek utama secara umum. Pertama, detak jantung meningkat menjadi 175 denyut per menit, dan tekanan otot meningkat. Kedua, tubuh laki-laki mulai bergerak tanpa disengaja, terutama selama gerakan panggul. Perubahan terakhir adalah uretra mulai mengeluarkan cairan yang disebut ejakulasi. Cairan ini berperan untuk menetralkan pH, sehingga sperma yang akan dikeluarkan nantinya memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

4. Fase Orgasme

Fase Orgasme yaitu periode puncak hubungan seksual pria berada pada tahap orgasme. Ciri khasnya adalah ototnya terlalu kencang, sehingga kram ringan pun bisa terjadi. Denyut jantung, tekanan darah dan pernapasan juga akan meningkat. Khusus pada pria, orgasme terdiri dari dua tahap, yaitu melancarkan dan ejakulasi. Selama fase pengeluaran, air mani diarahkan ke ujung uretra, yang menandakan siap untuk dikeluarkan. Setelah itu masuk ke tahap ejakulasi. Proses ini ditandai dengan kontraksi otot-otot penis dan dasar anus. Air mani kemudian dilepaskan, biasanya dengan dorongan panggul yang tidak disengaja. Pada tahap ini, saraf akan mengirimkan sinyal ke otak untuk mengeluarkan hormon kebahagiaan.

5. Fase Resolusi

Fase Resolusi ini adalah tahap terakhir dari proses hubungan seksual. Setelah ejakulasi, penis akan kehilangan ereksinya dan kembali ke ukuran normalnya. Semua kontraksi di otot hilang, dan tubuh menjadi lemah. Biasanya kelesuan juga bisa digunakan sebagai iringan. Perbedaan antara tahapan pembeda pria dan wanita adalah bahwa Adam akan memasuki tahapan lain yang disebut pembiasan. Ini adalah saat mereka tidak bisa ereksi untuk jangka waktu tertentu. Refraksi biasanya terjadi 15 sampai 30 menit setelah ejakulasi.

Nah, inilah proses perubahan fisik yang dialami pria saat berhubungan. Ternyata banyak hal terjadi tanpa disadari. Saat berhubungan seks juga dapat menggunakan produk kondomsutra.net untuk meningkatkan gairah seksual dan menghasilkan kepuasan pasangan Anda.